Cara Menyimpan ASI

Thecommissarydallas – Ketika sebagai ibu yang memiliki bayi dan terpaksa harus meninggalkan rumah tentu bingung bagaimana urusan susu. Kamu bisa memerah ASI dan menyimpannya. Dalam menyimpan ASI kamu harus hati hati, karena jika tidak maka susu malah akan basi sebelum diminum si bayi. Lalu, bagaimana cara menyimpan ASI yang benar? Berikut ulasannya.

Cara Menyimpan ASI yang Baik dan Benar

ASI dapat bertahan dari 5 jam sampai 6 hari tergantung bagaimana kamu menyimpannya. Adapun wadah yang digunakan untuk menampung susu haruslah bersih dan steril. Kamu bisa memilih menggunakan botol plastik atau kaca maupun wadah khusus ASI yang steril. Lalu, bagaimana cara menyimpan ASI yang baik? Simak ulasan di bawah ini.

1. Pembersihan Wadah ASI

Seperti yang sudah disebutkan kamu harus membersihkan terlebih dahulu wadah yang kamu pilih sebagai wadah ASI. Kamu bisa memilih botol plastik ASI bebas bahan berbahaya, botol ASI kaca namun ini rawan pecah tapi bebas dari bahan berbahaya atau menggunakan kantong khusus ASI yang tidak perlu disterilkan lagi.

Jika kamu memilih botol plastik atau botol kaca ASI, maka kamu harus merebus wadahnya agar steril. Caranya rebus botol dan alat pompa susu pada air panas selama kurang lebih 5 sampai 10 menit. Hati hati untuk kaca karena bisa pecah.

Saat memerah pastikan kamu sudah mencuci tangan dengan sabun kemudian masukkan susu yang sudah diperah ke dalam wadah. Kamu harus memastikan susu tidak terkontaminasi karena dapat merusak susu.

2. Cara Penyimpanan ASI

ASI yang sudah diperah dimasukkan ke dalam botol steril kemuduan masukkan ke dalam kulkas atau freezer. Jangan lupa untuk memberikan label di setiap botol tanggal kapan meletakkan susu supaya kamu bisa mengetahui kapan susu kadaluarsa.

Jangan mengisi penuh botol karena susu bisa mengembang dan susu yang sudah diambil meskipun sisa tidak boleh digunakan lagi. Kemudian jangan mencampurkan ASI yang lama dengan ASI yang baru.

Baca juga: Nutrisi dan makanan sehat untuk ibu hamil

3. Lama Penyimpanan ASI

ASI dapat bertahan mulai 4 jam sampai 6 hari tergantung suhu dan tempat penyimpanan. Jika disimpan di suhu 25 derajat maka susu bisa tahan sampai 4 jam, sedangkan jika disimpan di suhu 4 derajat celcius susu bisa bertahan sampai 6 hari.

Dan jika kamu menyimpan ASI di kulkas 1 pintu maksudnya di dalam freezer dengan kulkas satu pintu dengan suhu -10 derajat maka susu bisa bertahan sampai satu atau dua minggu. Jika kamu menyimpan ASI di cooler box maka ASI bisa bertahan sampai 1 hari. Susu beku yang disimpan di freezer dan dicairkan tidak boleh dibekukan lagi.

4. Cara Penyajian

Selanjutnya cara mencairkan ASI beku sebelum diberikan ke si bayi. Ambil botol dengan waktu yang paling lama dahulu. Kemudian basahi botol susu dengan air dingin mengalir dan pastikan air tidak masuk ke dalam botol. Setelah itu kembali basahi dengan menggunakan air hangat yang mengalir.

Atau selain itu, kamu juga bisa mencairkan dan cara menghangatkan ASI dengan merendam botol menggunakan air hangat di baskom bersuhu kurang dari 70 derajat celcius. Hindari mencairkan dan memanaskan susu dengan menggunakan microwave karena dapat merusak susu.

Cek suhu susu pastikan cukup hangat dan kemudian berikan ASI kepada si bayi. Jika masih sisa, susu tidak boleh diberikan lagi dan harap dibuang.

Itulah cara menyimpan ASI yang benar. Kamu harus perhatikan tanggal dan prosedur lainnya agar susu tidak rusak atau basi. Karena jika susu rusak maka kandungan yang dibutuhkan bayi akan hilang. Sebaiknya berikan ASI selagi masih sega