Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Cara Menghitung Berat Badan Ideal –┬áSangat penting mengetahui cara menghitung berat badan ideal sebelum menjalani diet yang ekstrim. Karena berat badan ideal untuk setiap orang pastinya berbeda.

Lalu bagaimana mengetahui berat badan ideal dan cara yang digunakan untuk menghitung berat badan ideal? Di bawah ini akan diuraikan dua rumus yang sering digunakan untuk menghitung berat badan ideal.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Brocha

Perlu diketahui bahwa karakteristik berat badan ideal untuk setiap orang itu berbeda, baik bagi pria maupun wanita. Ketidaksamaan ini terjadi karena perbedaan komposisi tubuh yang dimiliki pria dan wanita.

Di mana komposisi lemak pada wanita lebih banyak sedangkan pria lebih banyak memiliki massa otot. Cara menghitung berat badan ideal yang mudah berdasarkan jenis kelamin ini ditemukan oleh Pierre Paul Broca.

Inilah cara menghitung berat badan ideal pada Daftar Sbobet Terpercaya:

(tinggi badan (cm) – 100) – {15% x (tinggi badan (cm) – 100)} = berat badan ideal (kg)

Contoh:

Tinggi badan = 160 cm

(160 – 100) – {15% x (160 – 100)} = 60 – 9 = 51 kg

Berikut cara menghitung berat badan ideal pada pria:

(berat badan – 100) – {10% x (tinggi badan – 100)} = berat badan ideal

Contoh:

Tinggi badan = 170 cm

(170 – 100) – {10% x (170 – 100)} = 70 – 7 = 63 kg

Itulah cara menghitung berat badan ideal dengan tinggi badan.

Sementara rumus Broca mengukur berat badan normal bagi pria dan wanita ini tergolong sederhana.

Tinggi badan (cm) – 100 = berat badan normal

Contoh:

Tinggi badan = 170 cm

Maka, 170 – 100 = 70 kg

Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan Indeks Massa Tubuh (IMT)

Dalam menggunakan rumus IMT ini, tolak ukur tubuh sehat bisa diketahui melalui berat badan normal yang diakui.

Indeks massa tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) bisa didapat dari berat badan dan tinggi badan. Di mana tinggi badan harus dalam satuan meter kuadrat, sedangkan satuan kilogram adalah untuk berat badan.

Rumus BMI / IMT:

IMT = Berat badan (kg) : {tinggi badan (m) x tinggi badan (m)}

Contoh:

Berat badan = 70 kg

Tinggi badan = 160 cm maka menjadi 1,60 meter

1,60 x 1,60 = 2,56

70 : 2,56 = 23,4

Hasil dari kalkulator BMI ini termasuk normal berdasarkan standar WHO.

Sementara rincian IMT normal menurut National Institutes of Health (NIH) adalah sebagai berikut:

  • Berat badan kurang = IMT kurang dari 18,5
  • Berat badan ideal = IMT antara 18,5 dan 24,9
  • Berat badan berlebih = IMT antara 25 dan 29,9
  • Obesitas = IMT di atas 30

Hal yang Harus Diperhatikan

Tentunya perhitungan melalui IMT tidak dapat dijadikan sebagai acuan. Ini dikarenakan jumlah dan distribusi lemak di dalam tubuh tidak turut diperhitungkan.

Sementara pengukuran risiko terhadap berbagai penyakit kronis membutuhkan perhitungan lemak dalam tubuh. Kegagalan lainnya yaitu, tidak ada perbedaan etnis, usia dan jenis kelamin dalam perhitungan IMT.

Parameter badan ideal untuk kesehatan bisa diperhitungkan dengan ukuran lingkar perut. Sebab risiko beberapa penyakit akibat diabetes akan meningkat jika angka lingkar perut cukup tinggi.

Ukuran lingkar perut terbaik untuk laki-laki yaitu kurang dari 94 cm, sedangkan untuk wanita harus kurang dari 80 cm. Maka jika ukuran lingkar perut mengalami kenaikan, risiko kesehatan juga akan semakin meningkat.

Perlu diketahui juga bahwa cara menghitung berat badan dengan kedua rumus ini tidak selalu akurat. Ada pengaruh dari faktor proporsi tubuh atau berat tulang serta usia.